Sabtu, 28 September 2013

Ketika Undangan Nikah di Gratiskan...

Terbesit pikiran, untuk memudahkan saudara-saudara, teman, dan sanak famili yang ingin menikah...untuk bisa membantu..minimal bisa meringankan..



Betapa besar biaya nikah, hanya karena ingin di bilang tetangga dengan kata-kata "Waahhh Super sekali" "Wah, enak-enak makanan tamunya", bla..bla...bla...
Belum lagi undangan yang supermewah..elegan dan sangat jarang sekali desain undangannya..
Padahal dengan glamornya pesta pernikahan belum tentu Menjamin mereka langgeng sehidup semati..

Pesan diatas hanyalah pesan dari seorang pemuda yg belum nikah.. =D
yg tentu hanya matang dari segi teori..belum praktek.. :D
tapi gk papa..coba dipertimbangkan dan direnungkan lagi pesan diatas.. ;)

Okee...to the point aja yaa..

Pernah dengar ada saudara, teman, atau tetangga yang kesulitan atas biaya nikah? khususnya biaya cetak undangan? sekarang harga undangan semurah-murahnya adalah Rp. 1.000,- rupiah..itu aja kertas yg mudah sobek dan tipis sekali..
Pernah terbayang, untuk membantu mereka? Jika dana terbatas, pernah terpikir untuk membantu mereka menguruskan?
Semoga jawabannya baik2.. :)



Baik..dari masalah-masalah tersebut..kami ingin hadir membantu..
Tanpa memandang status sosial..
Kami ingin fokus membantu di bagian Undangannya..
Mulai dari pencetakan hingga pengiriman ke alamat calon tamu resepsi..

"Terus, Judulnya kok Undangan Nikah Digratiskan? Hubungannya?"
Hehe..sabar-sabar buk...
Baik, kami ingin membantu para calon pengantin..
Kami ingin meng-GRATIS-kan Undangan mereka hingga sampai di tempat calon tamu..

"Caranya?"
Kami bekerjasama dengan beberapa perusahaan sponsor untuk menanggung biaya itu semua.

"Berarti ada kata-kata promonya gitu?"
Bukan Promo, lebih tepatnya ucapan selamat dan doa sekaligus identitas perusahaan sponsorship, baik tagline, alamat, dan telepon.. :)

"Wah..bagaiamana cara menjadi Sponsor ataupun calon pengantin?"
Lihat laman kami deh... :)

So..disini kami bermisi Sosial..ingin membantu..dari sekian ratus ke-RIBET-an calon pengantin yg kena "Marriage Syndrome' ;)

Mari saling mengenal lebih dalam..konsep baru bermisi sosial kami ini... :)